Tatkala sayup redup angin mendendang
percik gerimis menghujam bumi
serta merta seribu keagungan turut bersemi
sebuah kealamian sejati
lama sekali tiada ku dapati
tenang, damai ku resapi
bau itu,
aku menyukai bau tanah seusai gerimis
sesaat setelah gerimis
Kamis, 17 September 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

+Recovery.bmp)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar